Blog
Riuh teriak audiens menggema keseluruh penjuru Auditorium Lt.5 Gedung Soedjarwo Universitas Jember. Awal acara dibuka dengan pemutaran film The Windmills Never Stopped Garapan Juan Bio One. Film ini mengisahkan seorang pemuda yang enggan datang kepemakaman hewan peliharannya, lalu ia merekam sebuah pesan bermakna untuk mereka.
Setelah pemutaran film selesai, antusiasme kian memuncak begitu nama Juan Bio One disebut untuk memasuki ruangan menyapa para peserta Kelas Rimbun UNEFF pada Sabtu, 8 November 2025. Kehadirannya berhasil menyedot perhatian berbagai kalangan, terutama anak muda yang berbondong-bondong datang untuk menyimak, belajar, dan meraup ilmu keaktoran langsung dari salah satu aktor papan atas Indonesia.
Suasana yang semula tegang berubah menjadi hangat dan penuh energi ketika Juan mulai membuka sesi tanya jawab, ia menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh audiens, berbagi pengalaman, teknik, serta proses kreatif yang ia tempa dari panggung hingga layar. Setiap kalimatnya dapat ditangkap dengan saksama, setiap gestur mengundang rasa ingin tahu, dan setiap jawaban menambah ilmu yang tak terbayarkan. Ia juga menyiapkan sebuah hadiah keren untuk audiens yang menarik perhatiannya, yaitu pipa rokok Datuk pada seriesnya Pertaruhan The Series Season 2.
Di rasa pertanyaan dicukupkan, sesi games beralih mengambil atensi para audiens. Suara sorak dan tepuk tangan membahana terdengar kembali saat moderator memberi kesempatan kepada Juan untuk memilih beberapa peserta, satu per satu tangan terangkat penuh antusiasme. Juan memilih 3 perempuan dan 3 laki-laki yang nantinya akan dipasangkan untuk beradu akting. Aturannya sederhana, setiap peserta diminta memilih satu benda yang akan mereka perankan, lalu dibentuk pasangan. Setelah itu, satu per satu pasangan tampil dan beradu akting berdasarkan emosi (marah, sedih, gembira, gelisah, dll) yang disebutkan oleh Juan dan moderator. Tiap penampilan peserta membawa kesan yang unik serta karakteristik tersendiri, perubahan emosi merekapun membawa gelak tawa yang menambah suasana ceria pada siang hari itu.
Setelah ketiga penampilan selesai, Juan memberikan hak penentuan juara kepada audiens, pasangan yang mendapat tepuk tangan paling meriah itulah pemenangnya. Hasil akhir, pasangan kedua mendapat tepuk tangan paling banyak, mereka menerima ucapan selamat, lalu Juan menyerahkan pipa rokoknya sebagai hadiah khusus.
Perayaan tersebut juga sebagai penutup acara. Berlanjut pada sesi foto bersama, tiap jepretan kamera menangkap senyum dan semangat mereka yang tak padam hingga penghujung acara.
“Dijaga terus spiritnya, spirit untuk terus berkarya, karena kadang kita hilang arah dalam membuat sebuah karya. Juga, selama kalian punya celah, gak peduli kalian dari daerah atau dari manapun, selama kalian bisa membuat peluang kalian sendiri itu yang paling penting. Jangan patah semangat, terus berkarya man!” Ucap Juan Bio One pada sebuah wawancara singkat.
Ungkapan semangat dari Juan Bio One menjadi bentuk dukungan bagi para sineas muda daerah untuk percaya bahwa latar belakang bukan penghalang, melainkan bahan bakar kreativitas. Dengan dorongan seperti ini, komunitas film di daerah bisa tumbuh lebih mandiri, saling mendukung, dan akhirnya memperkaya perfilman nasional.
